Piala Eropa Diminati Sejak Dulu

euro2012_logo_b

Tidak terasa sebentar lagi kompetisi Piala Eropa akan segera dihelat lagi untuk memanjakan mata para pecinta sepakbola.  Kejuaraan sepakbola Eropa UEFA memang  kompetisi terbesar yang diperuntukkan oleh negara-negara UEFA.Kejuaraan yang diikuti oleh negara-negara Eropa ini memang menjadi salah satu kompetisi yang paling ditunggu-tunggu. Meskipun diadakan empat tahun sekali, namun penikmat kompetisi ini terus bertambah. Namun, sebelum kita membahas soal Piala Eropa, ada baiknya jika kita mengetahui terlebih dahulu sejarah Piala Eropa, dari kapan kompetisi ini terbentuk.

Piala Eropa dan Sejarahnya

Awalnya, Piala Eropa ini dinamakan Piala Negara-negara Eropa yang akhirnya berganti nama menjadi Kejuaraan Sepakbola Eropa tahun 1968. Piala Eropa ini pertama kali dicetuskan oleh Henri Delaunay, selaku sekretaris Federasi Sepakbola di Prancis. Kala itu, Henri diketahui mencetuskan gagasan tersebut kepada pihak UEFA. Idenya tersebut lantaran melihat adanya kepincangan yang terjadi dimana kala itu negara Amerika Latin terlihat lebih mendominasi dan menjadi lawan yang sulit ditaklukkan oleh Eropa. Sebenarnya, ide dari Delauney ini bisa dibilang sangat sederhana. Ia memiliki keinginan untuk menambah jumlah pertandingan yang dikhususkan untuk negara-negara bagian Eropa dengan mengadakan kompetisi antarnegara. Namun sangat disayangkan, ide yang dicetuskan oleh Delaunay ini tidak ditanggapi oleh pihak UEFA. Malahan, UEFA lebih memilih untuk mengadakan kompetisi Piala Champions, Piala UEFA dan Piala Winners dan tidak memikirkan soal ide yang dicetuskan oleh Piala Eropa itu.

Piala Eropa – Uni Soviet Menjadi Negara Pertama Penakluk Kompetisi

Dengan ditolaknya ide yang dicetuskan Delaunay  untuk menggelar kompetisi Piala Eropa itu, ia merasa kecewa dan kemudian ia jatuh sakit dan tutup usia pada bulan November tahun 1955 silam. Meninggalnya Delaunay ini tentu saja membuat jajaran pengurus UEFA terkejut dan akhirnya ide yang dicetuskan oleh Delaunay itu dipertimbangkan dan disetujui dalam acara kongres UEFA tahun 1957. UEFA juga menunjuk Prancis menjadi tuan rumah Piala Eropa  untuk pertama kalinya yang dilangsungkan tahun 1960 sebagai bentuk apresiasi kepada Delauney. Di kompetisi Piala Eropa pertama ini, Uni Soviet adalah negara pertama yang berhasil merebut gelar juara setelah menaklukkan Yugoslavia dengan skor tipis 2-1 sekaligus mencatatkan diri sebagai negara pertama yang berhasil menaklukkan kompetisi.

Piala Eropa – Digemari Banyak Masyarakat Kini

Dari sejak saat itulah, akhirnya Piala Eropa resmi digelar dan memang diperuntukkan untuk negara-negara Eropa yang mana digelar setiap empat tahun sekali. Piala Eropa ini juga kerap kali dianggap sebagai Piala Dunia Mini. Namun, setiap tahunnya kompetisi ini terus mengalami perkembangan dari berbagai aspek, mulai dari jumlah peserta yang ikut. Dulu, di Piala Eropa kedua yang dilangsungkan di Spanyol, tahun 1964 awalnya diikuti oleh 17 negara saja berubah menjadi 29 negara. Meskipun jumlah pesertanya semakin bertambah, namun sistem pertandingan masih tetap sama, dmana empat tim yang lolos berhak melaju ke partai final. Akan tetapi, karena adanya pembengkakan jumlah peserta, maka sistem pertandingan pun dirubah. Saat ini, negara atau peserta yang berhak melaju ke putaran final adalah negara yang berhasil menduduki posisi juara maupun runner-up di grup. Peraturan ini pun terus diberlakukan di kompetisi Piala Eropa bahkan sampai saat ini dan memang ternyata jauh lebih efektif dibandingkan memberlakukan sistem pertandingan yang dulu. Sekarang ini, Piala Eropa digemari oleh masyarakat (penikmat sepakbola) dan menjadi salah satu kompetisi yang paling ditunggu-tunggu.

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

*