Bandarbola – Sejarah Bola Hari Ini (17 September): Arsene Wenger Dipermalukan AS Monaco

Jumat 17 September 1994 salah satu hari tak bahagia kepada Si Profesor, Arsene Wenger.

Jabatan tertinggi AS Monaco sejak 1987, kesudahannya setelah tujuh tahun memerintah pada kursi arsitek tim, lekaki Prancis tersebut dipecat dari tata laksana The Red And White.

Wenger yang sewaktu itu berusia 44 tahun hendak melunasi mahal atas penampilan tak bagusnya klub Kerajaan. Di thn terakhirnya ini, Wenger ‘sekedar’ dapat menentukan tempat Monaco di ujung in posisi ke 7 di dalam Divison 1, yang kini dikenal dengan Ligue 1 Prancis.

Padahal pada musim awal, Wenger gemilang besar dengan membuat sepasang kehormatan domestik pada Ligue 1 Prancis edisi 1987/88 kemudian Coupe de France musim 1990/91. Pada pentas Eropa pencapaian Wenger jua tidak kalah bagus. Dia pernah mengantar tim keluar sebagai runner-up di pertarungan Piala Winner 1992 dibarengi penampilan menyilaukan Monaco yg dapat sampai pada babak semi-final Liga Champions year 1994.

Kendatipun rekor Wenger kag sanggup disebutkan jelek, akan tetapi keadaan itu ngak buat petinggi Monaco terpukau & membatalkan niat untuk memecat pelatih dalam kini berprofesi kehebatan publik Arsenal tersebut. Yah, 17 September 1994, Wenger jua resmi dipermalukan.

Kepergian Wenger segera dilengser oleh duo eks pemain Monaco, Jean Petit dan Jean-Luc Ettori, meskipun position mereka hanya tak lama.

Wenger 1 tahun memperbaiki keadaan identitas dengan berkumpul tim Jepang, Nagoya Grampus Eight, sebelum kesudahannya lika liku kilau karier manajerial sang juru siasat dimulai berbareng Arsenal untuk 1996 dahulu.

Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.